MITOS SEPUTAR NYERI PUNGGUNG

Image by Freepik

Nyeri punggung merupakan masalah pada Sebagian besar orang saat ini. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Australia, sebanyak 80% individu usia produktif mengalami keluhan nyeri punggung. Sedangkan menurut suatu studi ekonomi Kesehatan, pembiayaan Kesehatan terkait keluhan nyeri punggung mencapai 5 milyar dollar amerika per tahun di seluruh dunia.

Penting bagi anda mengetahui bagaimana cara mengatasi nyeri punggung. Sebab di kalangan masyarakat awam, nyeri punggung masih sering dianggap enteng sehingga sangat mudah berkembang mitos seputar nyeri punggung.

Mengutip laman Body and Soul, berikut pakar memaparkan beberapa mitos nyeri punggung yang berkembang dan wajib diketahui agar kesalahpahaman mengatasi nyeri punggung tidak semakin parah.

1. Istirahat berkepanjangan akan meredakan nyeri punggung (mitos)

Istirahat adalah obat terbaik untuk mengatasi rasa lelah dan keluhan nyeri punggung akibat aktifitas yang berat. Namun beristirahat terlalu lama justru akan menimbulkan kelemahan dan kekakuan otot yang justru akan meningkatkan dan memperpanjang keluhan. Istirahat cukup dan Kembali beraktifitas dengan normal dan wajar adalah cara terbaik meredakan nyeri punggung akibat kelelahan.

2. Operasi/Pembedahan akan menghilangkan nyeri punggung permanen (mitos)

Image by stefamerpik on Freepik

Tidak semua nyeri punggung akan hilang permanen ketika dilakukan tindakan operatif yang beresiko. Kebanyakan keluhan nyeri punggung dapat dihilangkan dengan cara-cara konservatif. Bahkan Skoliosis sebagai salah satu penyebab Back Discomfort  pada usia Dewasa muda dapat dikurangi atau dihilangkan dengan Terapi Skoliosis Tanpa Operasi. Oleh karena itu, anda wajib berkonsultasi dengan para Profesional untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai penyebab nyeri punggung yang anda keluhkan.

3. Posisi duduk yang tidak sempurna (mitos)

Image by luis_molinero on Freepik

Postur duduk yang cenderung statis ternyata tidak menimbulkan nyeri punggung. Penelitian sudah dilakukan untuk menilai hubungan sebab-akibat posisi duduk dan nyeri punggung. Hasilnya cukup mengejutkan, Tidak ada hubungannya. Seseorang bisa saja dengan nyaman duduk tegak, sedangkan orang lain tidak nyaman melakukannya. Namun salah satu sebab duduk menimbulkan nyeri punggung adalah kondisi Skoliosis atau kelengkungan abnormal Tulang belakang lebih dari 10 derajat. Jika anda merasa perlu, segera periksakan kondisi Tulang belakang anda kepada ahlinya untuk mengevaluasi tulang belakang anda.

Nyeri punggung tidak selalu berhubungan dengan kondisi Kesehatan yang berat. Anda dapat mulai meregangkan tubuh dan beristirahat secukupnya untuk meredakan nyeri punggung. Namun apabila keluhan menetap dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka perlu evaluasi mendalam terhadap kondisi tulang belakang anda.

Salah satu kondisi yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan atau bahkan nyeri punggung berkepanjangan pada usia dewasa muda adalah Skoliosis. Nyeri punggung umumnya akan lebih sering muncul pada penderita Skoliosis kategori berat. Segera lakukan evaluasi dengan tim profesional agar informasi akurat dapat anda terima. Jangan lupa untuk menanyakan pilihan terapi skoliosis terbaik yang dapat anda jalankan untuk hasil yang lebih optimal.

1 komentar untuk “MITOS SEPUTAR NYERI PUNGGUNG”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *